Osteoartritis lutut (KOA) adalah penyakit sendi kronis yang umum terjadi. Penyakit ini lebih sering ditemukan pada usia paruh baya dan lanjut usia, namun faktor seperti obesitas dan cedera olahraga juga meningkatkan jumlah pasien muda. Tujuan utama pengobatan osteoartritis lutut adalah mengurangi nyeri, memperbaiki fungsi sendi, serta memperlambat progresi penyakit. Saat ini metode pengobatan meliputi terapi non-obat, terapi obat, serta pembedahan, dan harus disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit untuk menyusun rencana individual.
Rekonstruksi sendi berbasis terapi sel punca adalah metode pengobatan osteoartritis lutut paling potensial setelah pembedahan tradisional. Dengan memanfaatkan kemampuan regeneratif sel punca, dikombinasikan dengan faktor pertumbuhan kaya dari PRP, terapi ini ditargetkan langsung ke sendi untuk mendorong regenerasi dan perbaikan lutut. Keunggulan rekonstruksi sendi ini meliputi:
① Mendorong regenerasi jaringan sendi dan pembuluh darah.
② Memperbaiki mikro-lingkungan sendi dan menurunkan reaksi inflamasi lokal.
③ Minim invasif, mengurangi risiko operasi.
④ Sel punca autologus dan PRP tidak menimbulkan reaksi penolakan imun, risiko infeksi rendah.
Terapi non-obat merupakan dasar manajemen osteoartritis lutut, cocok untuk semua pasien, terutama pada tahap awal untuk mengendalikan gejala.
Penyesuaian gaya hidup
① Manajemen berat badan: Obesitas meningkatkan beban lutut. Penurunan 1 kg berat badan dapat mengurangi tekanan lutut hingga 4 kg, membantu meredakan nyeri serta memperlambat progresi penyakit.
② Hindari beban berlebih: Kurangi berdiri lama, jongkok, atau naik turun tangga yang dapat mempercepat kerusakan sendi.
③ Gunakan penopang: Lutut brace, sol ortopedi, atau alat bantu jalan dapat membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan stabilitas.
Olahraga yang sesuai dapat meningkatkan stabilitas sendi dan mencegah atrofi otot, antara lain:
① Olahraga low-impact (berenang, bersepeda, tai chi): Mengurangi beban sendi sekaligus meningkatkan kekuatan otot.
② Latihan quadriceps: Seperti latihan angkat kaki lurus, membantu meningkatkan stabilitas lutut.
③ Latihan mobilitas sendi: Termasuk fleksi-ekstensi lutut, untuk memperbaiki fleksibilitas.
① Terapi stimulasi listrik: Seperti stimulasi frekuensi rendah atau terapi laser, dapat mengurangi nyeri dan mendukung pemulihan jaringan.
② Akupunktur dan pijat: Beberapa penelitian menunjukkan akupunktur dapat mengurangi nyeri pada osteoartritis lutut.
Jika terapi non-obat tidak cukup efektif, dapat dipertimbangkan terapi obat untuk mengurangi nyeri dan peradangan.
① Obat oral
● Parasetamol: Cocok untuk nyeri ringan hingga sedang, efek samping rendah, merupakan obat lini pertama.
● NSAID: Seperti ibuprofen, celecoxib, dapat efektif mengurangi nyeri dan peradangan, tetapi penggunaan jangka panjang meningkatkan risiko gastrointestinal dan kardiovaskular.
● Opioid lemah (misalnya tramadol): Cocok untuk pasien dengan nyeri berat, tetapi harus hati-hati karena risiko ketergantungan.
② Obat topikal
● NSAID topikal (gel diklofenak): Efektif untuk nyeri lokal dengan efek samping lebih sedikit.
● Plester capsaicin: Dapat mengurangi transmisi sinyal nyeri, tetapi mungkin menyebabkan iritasi kulit.
③ Injeksi intra-artikular
● Suntikan asam hialuronat: Melumasi sendi, meningkatkan mobilitas, meskipun efek bervariasi antar individu.
● Suntikan kortikosteroid: Efektif untuk mengurangi peradangan akut dan nyeri parah, tetapi penggunaan jangka panjang dapat mempercepat kerusakan tulang rawan.
● Suntikan PRP: Membantu regenerasi tulang rawan, meskipun belum sepenuhnya digunakan secara luas.
Jika terapi obat dan rehabilitasi tidak lagi efektif serta mengganggu kehidupan sehari-hari, pembedahan menjadi pilihan.
① Artroskopi: Cocok untuk pasien tahap awal–menengah, berfungsi membersihkan fragmen tulang rawan atau memperbaiki meniskus, tetapi terbatas untuk kasus lanjut.
② Osteotomi: Cocok untuk pasien muda, dengan mengubah distribusi beban untuk mengurangi tekanan pada lutut.
③ Penggantian lutut buatan: Cocok untuk kasus parah. Total Knee Replacement digunakan untuk kerusakan luas, sedangkan Partial Knee Replacement untuk kerusakan terbatas.
Pengobatan osteoartritis lutut harus disesuaikan secara individual, menggabungkan terapi obat, fisioterapi, dan terapi sel punca untuk mendapatkan hasil optimal. Pakar dari United Life International Medical Center menyatakan bahwa rekonstruksi sendi berbasis sel punca dapat memperbaiki jaringan yang rusak serta meningkatkan kualitas hidup pasien.